صحيح مسلم ٣٥٣٤: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ
كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزَاةٍ فَقَالَ إِنَّ بِالْمَدِينَةِ لَرِجَالًا مَا سِرْتُمْ مَسِيرًا وَلَا قَطَعْتُمْ وَادِيًا إِلَّا كَانُوا مَعَكُمْ حَبَسَهُمْ الْمَرَضُ
ح إِلَّا شَرِكُوكُمْ فِي الْأَجْرِ
dari Jabir bin Abdullah dia berkata."Kami pernah ikut berperang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu peperangan, ketika itu beliau bersabda: "Ada beberapa orang laki-laki di Madinah yang mereka tidak ikut serta dalam peperangan, biasanya jika kalian pergi berperang sedangkan kalian melewati suatu lembah, mereka tetap turut bersama-sama kamu, namun mereka sekarang terhalang karena sakit." (dalam jalur lain disebutkan) "Melainkan mereka juga mendapatkan pahala seperti kalian." HR. Muslim 1911 dan Ibnu Majah 2765
عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي غَزَاةٍ فَقَالَ إِنَّ أَقْوَامًا بِالْمَدِينَةِ خَلْفَنَا مَا سَلَكْنَا شِعْبًا وَلَا وَادِيًا إِلَّا وَهُمْ مَعَنَا فِيهِ حَبَسَهُمْ الْعُذْرُ
Dari Anas radliyallahu 'anhu bahwa
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu peperangan pernah bersabda: "Sesungguhnya ada kaum yang berada di Madinah tidak ikut berperang bersama kita, tidaklah kita mendaki bukit, tidak pula menyusuri lembah melainkan mereka bersama kita (dalam mendapat) pahala berperang karena mereka tertahan oleh udzur (alasan) yang benar." HR. Bukhari 2839, Abu Dawud 2508, Ibnu Majah 2864.
Penjelasan hadis:
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم senantiasa menghargai keutamaan sebagian sahabat dibandingkan sahabat lainnya, menampakkan kelebihan dan keistimewaan mereka, memaklumi sahabat yang sakit, serta membantu sahabat yang lemah.
Dalam hadis ini, Jabir bin Abdullah رضي الله عنهما mengabarkan bahwa mereka pernah bersama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dalam suatu ekspedisi militer, yaitu Perang Tabuk, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Al-Bukhari. Perang tersebut merupakan peperangan yang berat, ketika para sahabat menempuh jarak yang sangat jauh di tengah cuaca yang amat panas demi membela agama Allah. Maka, beliau صلى الله عليه وسلم bersabda kepada mereka:
"Sesungguhnya di Madinah terdapat orang-orang" yang tidak ikut serta dalam peperangan dan tidak berangkat berjihad. Namun,
"tidaklah kalian menempuh suatu perjalanan", yakni tidak pula berjalan sejauh suatu jarak atau melewati suatu rute,
«dan tidak pula melintasi suatu lembah», yaitu dataran rendah yang terletak di antara pegunungan,
«melainkan mereka turut bersama kalian». Maksudnya, mereka turut memperoleh pahala dan ganjaran yang sama,
sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain: «Mereka turut berbagi pahala dengan kalian».
Hal ini karena mereka tidak ikut berangkat disebabkan penyakit yang mereka derita, yang menghalangi kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan, apalagi ikut serta dalam peperangan dan pertempuran. Termasuk dalam golongan mereka adalah orang-orang fakir dan lemah yang tidak mampu ikut berperang karena kelemahan fisik, tidak memiliki bekal perjalanan, atau tidak mempunyai kendaraan untuk ditunggangi.
Dengan demikian, mereka memperoleh pahala seperti kalian karena niat mereka yang tulus. Hal ini sekaligus membedakan mereka dari orang-orang munafik yang tidak ikut dalam peperangan bersama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dengan mengemukakan alasan-alasan yang tidak benar, karena takut berjihad dan berperang serta merasa berat menghadapi kesulitan dan keletihan selama perjalanan.
Hadis ini mengandung pelajaran tentang keutamaan niat dalam melakukan kebaikan. Seseorang yang telah berniat melakukan amal saleh, tetapi tidak mampu melaksanakannya karena suatu uzur, tetap akan dicatat baginya pahala sesuai dengan apa yang telah diniatkannya.
(Sumber penjelasan: Ad-Durar As-Saniyyah)

Posting Komentar