Akan ada pasukan yang menyerang KA'BAH

Sumber hadits kitab Riyadhus Shalihin Bab 1. Ikhlas dan menghadirkan niat ... hadits no. 2

عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ قَالَ حَدَّثَتْنِي عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْزُو جَيْشٌ الْكَعْبَةَ فَإِذَا كَانُوا بِبَيْدَاءَ مِنْ الْأَرْضِ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ وَفِيهِمْ أَسْوَاقُهُمْ وَمَنْ لَيْسَ مِنْهُمْ قَالَ يُخْسَفُ بِأَوَّلِهِمْ وَآخِرِهِمْ ثُمَّ يُبْعَثُونَ عَلَى نِيَّاتِهِمْ

Dari Nafi' bin Jubair bin Muth'im berkata: telah menceritakan kepada saya 'Aisyah radliyallahu 'anha berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Akan ada sepasukan tentara yang akan menyerang Ka'bah. Ketika mereka sampai di Baida' di suatu bumi, mereka ditenggelamkan seluruhnya mulai orang yang pertama hingga yang terakhir." 'Aisyah berkata: Aku bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana mereka ditenggelamkan seluruhnya mulai orang yang pertama hingga yang terakhir sedangkan didalamnya ada pasukan perang mereka dan yang bukan dari golongan mereka (yang tidak punya maksud sama)?" Beliau menjawab: "Mereka akan ditenggelamkan seluruhnya mulai orang yang pertama hingga yang terakhir kemudian mereka akan dibangkitkan pada hari qiyamat sesuai dengan niat mereka masing-masing." 

Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (2118) dan Muslim (2884). Demikian pula drkeluarkan oleh Ahmad (6/105). Didalamnya disebutkan bahwa manusia akan dihisab berdasarkan niat dan tujuannya dari perbuatan baik dan buruk, kemudian dia akan dibangkitkan pada hari kiamat berdasarkan niatnya ketika dia meninggal.

Penjelasan Hadits : 

Allah عز وجل telah menetapkan kedudukan yang istimewa bagi Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah, melebihi tempat-tempat dan wilayah lainnya. Allah juga menyegerakan hukuman bagi siapa pun yang berniat buruk terhadap kedua kota tersebut.

Dalam hadis ini, Nabi صلى الله عليه وسلم memberitahukan bahwa pada akhir zaman, akan ada pasukan besar yang menuju Ka'bah dengan tujuan menghancurkannya. Ketika mereka berada di suatu tanah lapang yang luas dan datar, tanpa sesuatu pun di atasnya, yakni sebuah kawasan gurun yang terletak di antara Makkah dan Madinah, Allah akan membenamkan bumi di bawah mereka. Akibatnya, mereka pun terjerumus ke dalamnya, mulai dari orang yang paling depan hingga yang paling belakang. Dengan demikian, mereka semua terkena bencana tanah longsor tersebut. 

Dalam salah satu riwayat Muslim terdapat tambahan: «Maka tidak ada yang tersisa selain seseorang yang terpisah dari rombongan, yang kemudian menceritakan tentang mereka». 

Lalu Ummul Mukminin Aisyah رضي الله عنها bertanya-tanya: Bagaimana mungkin hukuman itu menimpa semuanya, padahal di antara mereka terdapat para pedagang yang melakukan jual beli di pasar, serta orang-orang lain yang bukan bagian dari pasukan tersebut, tetapi kebetulan berada bersama mereka ketika bumi dibenamkan, sementara mereka tidak berniat menyerang Ka'bah ataupun melakukan tindakan buruk terhadapnya? 

Ummul Mukminin merasa heran atas ditimpakannya azab kepada orang-orang yang tidak memiliki niat untuk ikut berperang, padahal peperangan itulah yang menjadi penyebab datangnya hukuman. 

Maka Nabi صلى الله عليه وسلم menjelaskan bahwa bencana tanah longsor itu akan menimpa mereka semua. Kemudian, pada hari Kiamat, Allah عز وجل akan membangkitkan mereka dan setiap orang akan dihisab sesuai dengan niat dan tujuannya. Jika niatnya baik, balasannya pun baik; dan jika niatnya buruk, balasannya pun buruk.

Pelajaran yang dapat diambil dari hadis ini:
- Pentingnya niat dan pengaruhnya terhadap seorang hamba.
- Perhatian dan perlindungan Allah Ta'ala terhadap Baitullah Al-Haram.
- Orang yang memperbanyak jumlah suatu kelompok dengan bergabung atau berada di tengah-tengah mereka, secara lahiriah akan terkena ketentuan hukum yang berlaku bagi kelompok tersebut dalam hal hukuman duniawi.

(Sumber penjelasan: Ad-Durar As-Saniyyah)


Posting Komentar