Hadits 52
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ ثُمَّ يَغْتَسِلُ مِنْهُ
dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian kencing di air yang diam kemudian dia mandi darinya."
HR. Al-Bukhari (239), Muslim (282),Abu Dawud (69), An-Nasa'i (57), Ahmad (2/259) dengan lafazh "Al-maa'ur rakid" pada An-Nasa'i (221), Ibnu Majah (344), dan dengan lafazh "Yatawadhdha' minhu," pada At-Tirmidzi (68)
Hadits 53
عَنْ جَابِرٍ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُبَالَ فِي الْمَاءِ الرَّاكِدِ
dari Jabir dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau melarang kencing pada air yang menggenang." HR. Muslim (281), An-Nasa'i (35), Ibnu Majah (343), Ahmad (3/341).
Hadits 54
عَنْ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْتَسِلْ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ وَهُوَ جُنُبٌ
dari Abu Hurairah berkata: telah bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Janganlah salah seorang dari kalian mandi junub dalam air yang diam." HR.An-Nasa'i (220,330), dan pada Ibnu Majah (605) dengan tambahan "lalu ditanyakan, "Bagaimana yang harus dilakukan wahai Abu Hurairah?" Ia menjawab, "Mengambilnya dengan cidukan. "

Posting Komentar