4. Bab Larangan meriwayatkan hadits dari orang orang yang dhaif dan waspada dari menyampaikannya
صحيح مسلم ٧: و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو هَانِئٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ مُسْلِمِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ سَيَكُونُ فِي آخِرِ أُمَّتِي أُنَاسٌ يُحَدِّثُونَكُمْ مَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ
Shahih Muslim 7: Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair dan Zuhair bin Harb keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid dia berkata: telah menceritakan kepadaku Sa'id bin Abu Ayyub dia berkata: telah menceritakan kepadaku Abu Hani' dari Abu Utsman Muslim bin Yasar dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda:
"Akan ada orang-orang pada akhir umatku menceritakan sebuah hadits kepada kalian yang tidak pernah kalian mendengarnya dan tidak pula bapak kalian. Maka kalian jauhilah mereka."
صحيح مسلم ٨: و حَدَّثَنِي حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَرْمَلَةَ بْنِ عِمْرَانَ التُّجِيبِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو شُرَيْحٍ أَنَّهُ سَمِعَ شَرَاحِيلَ بْنَ يَزِيدَ يَقُولُ أَخْبَرَنِي مُسْلِمُ بْنُ يَسَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكُونُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ يَأْتُونَكُمْ مِنْ الْأَحَادِيثِ بِمَا لَمْ تَسْمَعُوا أَنْتُمْ وَلَا آبَاؤُكُمْ فَإِيَّاكُمْ وَإِيَّاهُمْ لَا يُضِلُّونَكُمْ وَلَا يَفْتِنُونَكُمْ
Shahih Muslim 8: Telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya bin Abdullah bin Harmalah bin Imran at-Tujibi dia telah berkata: telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb dia berkata: telah menceritakan kepada kami Abu Syuraih bahwa dia mendengar Syarahil bin Yazid berkata: telah mengabarkan kepadaku Muslim bin Yasar bahwa dia mendengar Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Akan ada di akhir zaman para Dajjal Pendusta membawa hadits-hadits kepada kalian yang tidak pernah kalian mendengarnya dan bapak-bapak kalian juga belum pernah mendengarnya. Maka jauhilah mereka oleh kalian, sehingga mereka tidak dapat menyesatkan kalian dan tidak pula dapat memfitnah kalian."
Bersumber dari Amir bin Abadah; beliau berkata: “Abdullah berkata: “Sesungguhnya setan suka berwujud manusia. Beliau mendatangi masyarakat dan meriwayatkan hadits tersebut kepada mereka dengan kebohongan, hingga mereka terpecah belah. Kemudian salah satu dari mereka berkata: “Saya mendengar seorang laki-laki yang wajahnya saya kenal tetapi saya tidak tahu namanya. Dia meriwayatkan sebuah hadits.”
Bersumber dari Abdullah bin Amer bin Al'Ash; dia berkata: "Sesungguhnya di dalam lautan itu ada beberapa syetan yang diikat dan dipenjarakan oleh nabi Sulaiman. Mereka selalu ingin meloloskan diri lalu membacakan suatu bacaan kepada manusia."
Bersumber dari Thawus; dia berkata: "Seorang lelaki bernama Busyair bin Ka'ab datang kepada Ibnu Abbas seraya ingin menceritakan suatu hadits kepadanya. Ibnu Abbas berkata kepadanya: "Coba ulangi hadits ini dan ini". Busyair pun mengulanginya. Kemudian dia menceritakan hadits lagi. Ibnu Abbas berkata kepadanya: "Coba ulangi lagi hadits ini dan ini". Kembali Busyair mengulanginya lagi. Lalu dia berkata: "Aku tidak tahu, apakah Anda tahu semua haditsku dan mengingkari ini, ataukah Anda mengingkari semua haditsku dan mengetahui yang ini?" Ibnu Abbas berkata kepadanya: "Sesungguhnya aku juga menceritakan hadits dari Rasulallah s.a.w. apabila hal itu tidak didustakan. Akan tetapi kalau manusia sudah menempuh semua cara, maka aku akan membiarkan hadits yang berasal dari beliau."
Bersumber dari Mujahid; dia berkata: "Suatu hari Busyair Al Adawi datang kepada Ibnu Abbas untuk menceritakan hadits. Lalu Ibnu Abbas tidak mau mendengarkan ceritanya dan juga tidak mau memandangnya. Maka Busyair bertanya: "Wahai Ibnu Abbas, aku lihat nampaknya Anda tidak mau mendengar haditsku? Padahal yang aku ceritakan kepadamu ini adalah dari Rasulallah s.a.w. tetapi Anda tidak mau mendengarkan". Ibnu Abbas berkata: "Setiap kali aku mendengar ada seorang laki-laki berkata: "Rasulallah s.a.w. bersabda", maka bergegas pandangan mataku menatapnya, dan bergegas telingaku men-dengarkannya. Tetapi kalau orang sudah menempuh segala macam cara, maka aku tidak mengambil resiko dari mereka kecuali apa yang aku ke-tahui."
Bersumber dari Ibnu Abu Mulaikah; dia berkata: "Aku berkirim surat kepada Ibnu Abbas yang isinya meminta supaya dia berkenan mengirimkan kepadaku sepucuk surat yang isinya adalah hal-hal yang belum aku ketahui. Ternyata permintaanku itu dipenuhi. Kata Ibnu Ab-bas: "Seorang anak yang baik-lah yang selalu aku pilih dan aku harap-kan. Dan itu belum aku punyai". Lalu dia meminta diperlihatkan ke-putusan Ali, kemudian menulis beberapa hal daripadanya. Setelah itu dia berkata: "Demi Allah, Ali tidak akan memutuskan berdasarkan hal ini, kecuali kalau memang dia sudah sesat."
Bersumber dari Abu Ishak; dia berkata: "Ketika mereka menceri-takan hal-hal tersebut sesudah Ali r.a. maka salah seorang dari pengikut Ali berkata: "Mudah-mudahan Allah memerangi mereka: Ilmu apa yang telah mereka rusak."
Diceritakan oleh Abu Bakar alias Ibnu Ayyasy; dia berkata: "Aku mendengar Al Mughirah pernah mengatakan: "Tidak benar apa yang di-bicarakan mengenai Ali r.a. tersebut kecuali dari para sahabat Abdullah bin Mas'ud".
Posting Komentar