02. Kitab Thaharoh - Bab 07. Larangan Istinja Dengan Tangan Kanan (Hadits no. 34, 35, 36)

34. Dari Abdullah bin Abu Qatadah dari bapaknya dia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

 لَا يُمْسِكَنَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَهُوَ يَبُولُ وَلَا يَتَمَسَّحْ مِنْ الْخَلَاءِ بِيَمِينِهِ وَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ

"Janganlah salah seorang di antara kalian memegang kemaluanya dengan tangan kanan pada waktu kencing. Janganlah menyentuh dengan tangan kanan saat buang hajat, dan jangan bernafas di dalam bejana."

HR. Al-Bukhari (153), Muslim (267),Abu Dawud (31),  An-Nasa'i (24),  At-Tirmidzi (15),  Ibnu  Majah  (310),  Ahmad  (5/296)


35. dari Hafshah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya,

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَجْعَلُ يَمِينَهُ لِطَعَامِهِ وَشَرَابِهِ وَثِيَابِهِ وَيَجْعَلُ شِمَالَهُ لِمَا سِوَى ذَلِكَ

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjadikan tangan kanannya untuk makan, minum, dan berpakaian, dan menjadikan tangan kirinya untuk selain dari itu.

HR. Abu Dawud (32),  Ahmad  (6/165)


36. dari Aisyah dia berkata:

كَانَتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيُمْنَى لِطُهُورِهِ وَطَعَامِهِ وَكَانَتْ يَدُهُ الْيُسْرَى لِخَلَائِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى

"Tangan kanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah untuk bersuci dan makannya, sedangkan tangan kirinya adalah untuk beristinja dan membersihkan kotoran."

HR. Abu Dawud (33),  Ahmad  (6/265)

Posting Komentar