02. Kitab Thaharoh - Bab 01. Adab Buang Hajat dan Menutupi Diri dari Pandangan Orang Lain (Hadits no. 14 dan 15)

Hadits 14

خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَأْتِي الْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلَا يُرَى

Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, beliau shalallahu  Alaihi  wa sallam  tidaklah  mendatangi  Al-Baraz hingga menyembunyikan diri agar tidak terlihat

Al-Baraz  adalah  tanah  lapang.  Mereka menggunakan istilah  kiasan  ini  untuk  buang  air besar, seperti  halnya  digunakannya  istilah  khala'  karena  mereka  buang  air besar  di tempat-tempat  yang jauh  dari pandangan manusia.

--------------------------------------
(Shahih menurut Syaikh Al Bani) HR. Ibnu Majah 335 dan Abu Dawud 2, dari Jabir radhiyallahu Anhu, ia berkata : ...


Hadits 15

كُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَتَنَحَّى لِحَاجَتِهِ ثُمَّ جَاءَ فَدَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ

Aku pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, beliau lalu menjauh untuk buang hajat. Setelah itu beliau minta diambilkan air wudlu, lalu beliau pun berwudlu

--------------------------------------------
(Shahih menurut Syaikh Al Bani) HR. Ibnu Majah 332, dari Anas radhiyalallahu anhu ia berkata : ....

Posting Komentar